Minggu, 18 April 2010

Pengertian Teori dan Model Komunikasi

Pengertian Teori dan Model Komunikasi

Komunikasi merupakan topik yang tidak pernah ada habisnya dan sangatlah sering diperbincangkan, sehingga kata komunikasi sendiri memiliki arti yang luas dan berdasarkan keperluan, ruang dan waktu.

Kata komunikasi atau communication dalam bahasa Inggris berasal dari kata Latin communis yang berarti “sama”1, communico, 2 communicatio, 3 atau communicare4 yang berarti “membuat sama” (to make common).

Kata lain yang menyerupai dengan komunikasi adalah komunitas (community) yang
Juga menekankan pada kesamaan atau kebersamaan. Tanpa adanya komunikasi maka komunitas pun tidak akan ada. Komunikasi berperan menjelaskan kebersamaan dan komunitas bergatung kepadapengalaman dan emosi bersama.

Adapun pengertian komunikasi diatas sifatnya mendasar, dalam arti kata bahwa komunikasi itu minimal harus mengandung kesamaan makna antara dua pihak yang terlibat. Kegiatan komunikasi tidak hanya informatif, tetapi agar orang lain mengerti dan tahu, tetapi juga persuasif, agar orang lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan, ,elakukan suatu perbuatan atau kegiatan, dan lain-lainnya.4

Model Komunikasi
a. Komunikasi satu tahap (one step flow communication)
b. Komunikasi dua tahap (two step flow communication)
c. Komunikasi multitahap (multistep flow communication)7


Pembuatan model jelas memberikan manfaat kepada para ilmuwan.
Model mungkin menyarankan kesenjangan informasional yang tidak segera tampak dan konsekuensinya dapat menyarankan tindakan berhasil.

Model-Model Komunikasi: Suatu Perkenalan

Sejauh ini terdapat ratusan model komunikasi yang telahdibuat para pakar

Model S-R
Model Stimulus Respons (S-R) merupakan model yang paling mendasar dipengaruhi oleh disiplin ilmu psikologi, khususnya yang berarliran behavioristik.
Model Aristoteles
Model ini adalah model komunikasi klasik yang sering disebut model retoris (Rhetorical Model). Filosof Yunani Aristoteles seorang tokoh paling dini yang mengkaji komunikasi.
Model Lasswell
Model Komunikasi Lasswell berupa komunikasi verbal
Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect?
Model Shannon dan Weaver
Model yang sering disebut model matematis atau model teori informasi ini mungkin adalah model yang pengaruhnya paling kuat atas model dan teori komunikasi yanng lainnya.
Model Schramm
Wlibur Schramm membuat serangkaian model komunikasi, dimulai dengan model komunikasi manusia yang sederhana, lalu model yang lebih rumit yang memperhitungkan pengalaman dua individu yang mencoba berkomunikasi, hingga ke model komunikasi yang dianggap interaksi dua individu.
Model Newcomb
Theodore Newcomb memandang komunikasi ini dari perspektif psikologi sosial.
Model Westley dan Maclean
Merupakan komunikasi antarpribadi dan komunikasi massa dan memasukkan umpan balik sebagai bagian integral dari proses komunikasi.
Model Gerbner
Model ini hasil perluasan dari model Lasswell
Yang terdiri dari model verbal dan model diagramatik.
Model Berlo
Model David K. Berlo yang di kenal dengan model SMCR, Source (Sumber), Message (Pesan), Channel (Saluran), dan Receiver (Penerima).
Model DeFleur
Model Melvin L. DeFleur menggambarkan model komunikasi massa ketimbang komunikasi antarpribadi, model ini merupakan perluasan dari model-model yang dikemukan para ahli lainnya. Khususnya Shannon dan Weaver, dengan memasukkan perngakat media massa (mass medium device) dan perangkat umpan balik (feedback device).
Model Tubbs
Menggambarkan komunikasi paling mendasar, yaitu komunikasi dua-orang (diadik). Sesuai dengan konsep komuniksai transaksi, yang mengasumsikan kedua peserta komunikasi sebagai pengirim dan sekaligus juga penerima pesan.
Model Gudykunst dan Kim
Model inimerupakan model komunikasi antar budaya, yakni komunikasi antara orang-orang yang berasal dari kebudayaan berbeda.
Model Interaksional
Model Interaksional merujuk pada model komunikasi yang dikembangkan oleh para ilmuwan sosial yang menggunakan perspektif interaksi simbolik, dengan tokoh utamanya George Herbert Mead.



Sifat, Tujuan dan Fungsi Teori Komunikasi

Berbicara Sifat komunikasi dapat dijelaskan tentang definisi komunikasi tidak ada definisi yang benar ataupun yang salah. Seperti juga model atau teori, definisi harus dilihat dari kemanfaatannya untuk menjelaskan fenomena yang didefinsikan dan mengevaluasikannya. Beberapa definisi mungkin menjadi sempit, misalkan “Komunikasi adalah penyampaian pesan melalui media elektronik,” atau terlalu luas, misalnya “Komunikasi adalah interaksi antara dua makhluk hidup atau lebih,” sehingga para peserta komunikasi ini mungkin termasuk hewan, tanaman, dan bahkan jin5.
Komunikasi didefinisikan secara luas sebagai “berbagi pengalaman”6


Tujuan Komunikasi
a. Perubahan Sikap (Attitude Change)
b. Perubahan Pendapat (Opinion Change)
c. Perubahan Perilaku (Behavior Change)
d. Perubahan Sosial (Social Change)

Fungsi Komunikasi
a. Menyampaikan Informasi (to infrom)
b. Mendidik (to educate)
c. Menghibur (to entertain)
d. Mempengaruhi (to Influence)



Catatan
1. William I. Gorden. Communication: Personal and Public. Sherman Oaks, CA: Alfred, 1978, hlm.28.
2. Colin Cherry. World Communication: Threat or Promise? New York: John Wiley & Sons, 1978, hlm.2.
3. Onong Uchjana Effendy, Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya, 1997, hlm.4.
4. Ibid, hlm.9.
5. Deddy Mulyana, Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya,2007, hlm.46.
6. Ibid,hlm.46.
7. Onong Uchjana Effendy, Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya, 1997, hlm. 8.